Didik, Administrator
Tim Redaksi

SEMARANG, Kanal9.id - Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah terus mendorong penguatan pengelolaan data koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) melalui penerapan Sistem Integrasi dan Manajemen Data KUMKM (SIGMA KUMKM).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan launching sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) SIGMA KUMKM yang digelar di Semarang, Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk membangun sistem data KUMKM yang lebih terpadu dan dapat digunakan sebagai pijakan dalam penyusunan berbagai kebijakan.

Bimtek diikuti perwakilan Dinas Koperasi UKM dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Selain itu, hadir pula jajaran pejabat Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, pengelola data, tim teknis dan pengembang SIGMA KUMKM, narasumber, serta peserta kegiatan.

Melalui sistem tersebut, data KUMKM yang selama ini masih tersebar di berbagai bidang dan dikelola dengan pola berbeda diarahkan agar dapat terhimpun dalam satu tata kelola yang lebih terstandar dan terintegrasi.

Ad Space

Penguatan sistem data dinilai penting karena kualitas informasi menjadi salah satu faktor pendukung dalam menentukan arah kebijakan dan program pemberdayaan KUMKM. Data yang akurat dan mutakhir diharapkan dapat membantu pemerintah menentukan program yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pelaku koperasi maupun UMKM.

Dalam Bimtek, peserta mendapatkan materi mengenai kebijakan dan urgensi penerapan SIGMA KUMKM, tata kelola data, standar dan metadata, pengendalian kualitas data, hingga mekanisme pertukaran serta integrasi data.

Kegiatan ini juga menjadi forum untuk menyamakan pemahaman antar-pengelola data di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Dengan adanya pemahaman yang sama, proses pengumpulan, pengolahan, pemutakhiran, hingga pemanfaatan data diharapkan berjalan lebih konsisten.

Selama ini, pengelolaan data KUMKM masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari data yang tersebar pada berbagai bidang, perbedaan format pendataan, potensi data ganda, hingga adanya kemungkinan ketidaksesuaian informasi. Persoalan lain yang perlu diperkuat adalah integrasi dan pembaruan data secara berkala.

Karena itu, kehadiran SIGMA KUMKM diharapkan mampu menjawab kebutuhan terhadap basis data yang lengkap, akurat, konsisten, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ad Space

Dengan tata kelola data yang semakin baik, Dinas Koperasi UKM Jawa Tengah berharap perencanaan program, monitoring, evaluasi, serta pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih efektif. Pada akhirnya, kebijakan dan program pemberdayaan koperasi serta UMKM di Jawa Tengah diharapkan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Bagikan: