Helmi, Administrator
Tim Redaksi

SEMARANG – Aksi pengeroyokan yang viral di media sosial di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, akhirnya menemukan titik terang. Polisi mengamankan seorang pria berinisial RJP, yang dikenal dengan panggilan Ambon, dan diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap seorang pria dan teman perempuannya.


Dalam pemeriksaan, RJP mengakui telah melakukan pemukulan terhadap korban. Ia juga mengakui menggunakan airsoft gun dengan cara menembakkannya ke arah korban.


Tak hanya itu, RJP juga mengakui menyiramkan minyak sayur yang mengenai teman perempuan korban. Akibat kejadian tersebut, korban laki-laki mengalami luka pada bagian bibir, paha, dan leher, sedangkan korban perempuan mengalami luka bakar.

Ad Space


Polisi kemudian menyita sejumlah barang bukti, salah satunya airsoft gun merek Pietro Beretta yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.


Berawal dari Persoalan Uang Parkir


Ad Space

Namun, berdasarkan informasi dari salah seorang saksi, terdapat fakta lain mengenai awal mula kejadian yang belum banyak terungkap dalam pemberitaan sebelumnya.


Menurut saksi tersebut, insiden bermula ketika korban diduga dimintai uang parkir di lokasi kejadian.


Korban disebut tidak berkenan memberikan uang parkir tersebut. Penolakan itu kemudian memicu cekcok antara korban dengan pelaku hingga situasi semakin memanas.

Ad Space


Perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan. Pelaku diduga melakukan penganiayaan terhadap korban dan mengancam menggunakan airsoft gun.


Saksi juga menyebut adanya informasi bahwa RJP diduga merupakan salah satu pihak yang mengelola atau menjadi ketua parkir di lokasi tersebut. Namun, informasi mengenai status tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak kepolisian maupun pengelola resmi kawasan.


Ad Space

Airsoft Gun Jadi Barang Bukti


Dalam kejadian tersebut, penggunaan airsoft gun menjadi salah satu perhatian utama. Senjata tersebut diduga digunakan pelaku untuk mengancam sekaligus menembak korban.


Polisi telah mengamankan airsoft gun merek Pietro Beretta bersama sejumlah barang bukti lainnya untuk kepentingan penyidikan.

Ad Space


Keterangan pelaku nantinya akan dicocokkan dengan keterangan korban, saksi, rekaman video yang beredar di media sosial, serta barang bukti yang telah diamankan.


Polisi Masih Dalami Motif dan Kronologi


Ad Space

Dengan adanya pengakuan pelaku dan keterangan sejumlah saksi, polisi kini masih mendalami rangkaian kejadian secara utuh.


Penyidik perlu memastikan apakah aksi tersebut murni dipicu persoalan uang parkir atau terdapat persoalan lain yang berkembang sebelum terjadi penganiayaan.


Polisi juga akan mendalami dugaan pengancaman menggunakan airsoft gun serta peran pelaku dalam pengelolaan parkir di lokasi tersebut.

Ad Space


Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video aksi kekerasan di Jalan Pahlawan, Semarang, beredar luas di media sosial.


Kini, polisi telah mengamankan pelaku beserta barang bukti. Selanjutnya, penyidik akan mengungkap secara lengkap awal mula cekcok, aksi penganiayaan, penggunaan airsoft gun hingga dugaan persoalan parkir yang menjadi pemicu keributan tersebut.

Bagikan: