SEMARANG, Kanal9.id – Layanan Bus Wisata Kota Semarang akan dihentikan sementara mulai 11 September 2026. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mendukung penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI yang berlangsung di Kota Semarang.
Penghentian sementara operasional tersebut diumumkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melalui kanal media sosial resminya. Selama pelaksanaan MTQ Nasional, seluruh armada bus wisata akan dialihkan dari layanan reguler untuk mendukung kebutuhan transportasi kegiatan.
Tiga armada bus wisata yang selama ini dikenal masyarakat dengan nama Si Denok, Si Kenang, dan Si Kuncung untuk sementara tidak melayani penumpang umum.
Pengalihan armada dilakukan sebagai bagian dari dukungan Pemerintah Kota Semarang terhadap kelancaran mobilitas peserta dan tamu selama ajang MTQ Nasional XXXI. Sebagai tuan rumah, kesiapan transportasi menjadi salah satu aspek penting untuk menunjang pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut.
MTQ Nasional XXXI diperkirakan diikuti sekitar 2.833 peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Jumlah orang yang terlibat dalam kegiatan diperkirakan jauh lebih besar karena mencakup pendamping, official kontingen, panitia, serta tamu undangan.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan transportasi selama penyelenggaraan MTQ meningkat. Karena itu, armada bus wisata milik Pemerintah Kota Semarang turut dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas operasional selama kegiatan berlangsung.
Bagi masyarakat dan wisatawan yang sebelumnya berencana menggunakan layanan bus wisata untuk berkeliling Kota Semarang, penyesuaian ini perlu diperhatikan. Warga maupun wisatawan disarankan mengatur ulang jadwal perjalanan atau menggunakan pilihan transportasi lain selama layanan bus wisata dihentikan.
Meski demikian, penghentian operasional tersebut bersifat sementara. Setelah seluruh rangkaian MTQ Nasional XXXI selesai, armada bus wisata akan kembali digunakan untuk melayani masyarakat dan wisatawan.
Dishub Kota Semarang mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi terbaru melalui kanal resmi dan media sosial instansi tersebut. Informasi mengenai jadwal kembali beroperasinya Si Denok, Si Kenang, dan Si Kuncung akan disampaikan setelah terdapat kepastian terkait berakhirnya masa penugasan armada untuk MTQ Nasional.
