TEGAL, Kanal9.id – BPJS Ketenagakerjaan memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 dengan mendekatkan jajaran manajemen kepada peserta. Di Tegal, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Swartoko turun langsung melayani peserta yang mengajukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tegal.
Swartoko mengatakan, Harpelnas menjadi momentum untuk mendengar langsung kebutuhan peserta sekaligus memastikan pelayanan jaminan sosial ketenagakerjaan semakin mudah dan memberikan manfaat nyata bagi pekerja maupun keluarganya.
Rangkaian kegiatan juga diisi Seminar Nasional di Grand Dian Hotel Slawi dengan tema perlindungan bagi penyandang disabilitas, kelompok rentan dan pekerja informal. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peluncuran nasional 200 Agen PERISAI, Green Industry dan #JadiJuragan untuk memperluas perlindungan kepada pekerja yang belum terlindungi.
BPJS Ketenagakerjaan turut mendorong pemberdayaan peserta melalui program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA). Salah satu penerimanya, Yani Andriyani, ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan, kini mengembangkan usaha makanan olahan Kirana Food setelah mendapatkan pendampingan pemasaran digital, penjualan daring, pengelolaan keuangan dan jejaring usaha.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyatul Muthmainnah atau Iin mengapresiasi pelayanan BPJS Ketenagakerjaan. Ia menyebut cakupan kepesertaan di Kota Tegal baru mencapai sekitar 39 persen sehingga perlu menjadi perhatian bersama.

Pemkot Tegal, lanjut Iin, akan memperkuat kolaborasi dan sosialisasi agar semakin banyak pekerja, khususnya sektor informal, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kita berharap dapat terus bekerja sama membuat terobosan-terobosan agar kepesertaan terus meningkat sehingga warga Kota Tegal dapat terlayani, terlindungi dan diberdayakan,” ujar Iin.***
