KENDAL, Kanal9.id – Akses jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Patebon dan Kecamatan Cepiring kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, keberadaan tumpukan sampah di sekitar fasilitas antarkecamatan tersebut mulai mengganggu kenyamanan dan memicu kekhawatiran masyarakat.
Keluhan ini mencuat ke publik setelah seorang warganet membagikan foto kondisi terkini jembatan tersebut di grup Facebook LIPUTAN KENDAL TERKINI. Tumpukan sampah yang tercecer tak hanya merusak pemandangan, tetapi juga dinilai berpotensi memicu masalah lingkungan yang lebih luas.
Warga khawatir, jika lokasi tersebut terus dibiarkan tanpa tindakan tegas, area di sekitar jembatan gantung bakal beralih fungsi menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar.
Ancaman lain yang tak kalah serius adalah potensi pencemaran Sungai Bodri yang melintas di bawahnya. Jika memasuki musim hujan atau tertiup angin kencang, sampah-sampah tersebut berpotensi jatuh dan hanyut ke aliran sungai, sehingga memperparah tingkat pencemaran air.
Masyarakat setempat berharap pihak dinas terkait dapat segera turun tangan melakukan pembersihan secara menyeluruh. Namun, warga menyadari bahwa pembersihan saja tidak cukup tanpa diikuti kesadaran bersama.

Oleh karena itu, masyarakat juga mendesak adanya langkah edukasi, pengawasan ketat, hingga pemberian sanksi tegas bagi oknum yang tertangkap basah membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut. Penanganan sejak dini sangat diperlukan agar fasilitas penghubung vital ini tetap bersih, aman, dan nyaman untuk dilalui warga .
