TEGAL, Kanal9.id – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman meminta seluruh perangkat daerah mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan III di Ruang Rapat Bupati Tegal, Senin (26/10/2026).
Ischak menyebutkan, hingga 30 September 2026, realisasi fisik APBD Kabupaten Tegal mencapai sekitar 68 persen, sedangkan realisasi keuangan baru sekitar 61 persen atau setara Rp1,8 triliun. Capaian tersebut masih di bawah target Rencana Kerja Operasional (RKO) sebesar 75 persen.
Ia meminta kepala perangkat daerah mengevaluasi kegiatan yang belum mencapai target, terutama proyek strategis dan pekerjaan beranggaran besar. Hambatan administrasi, teknis, maupun pengadaan juga harus segera diselesaikan agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan pada akhir tahun.
“Percepatan tidak boleh mengorbankan mutu pekerjaan. Kita harus mengejar target, tetapi kualitas tetap menjadi prioritas,” tegasnya.
Selain percepatan penyerapan anggaran, Ischak mengingatkan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan integritas dalam pelaksanaan proyek serta pengadaan barang dan jasa. Ia menegaskan, keberhasilan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi juga dari kualitas hasil pembangunan dan manfaatnya bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Tegal, Arief Ardian, menjelaskan evaluasi POK Triwulan III menggunakan data per 30 September 2026, mencakup kegiatan strategis daerah, Dana Alokasi Khusus (DAK), serta bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar bagi setiap perangkat daerah untuk menyusun rencana aksi yang terukur, memperkuat pengawasan internal, dan mempercepat penyelesaian kegiatan sesuai ketentuan serta batas waktu yang ditetapkan.(Whd)
