Didik, Administrator
Tim Redaksi

KLATEN, Kanal9.id – Kebakaran hebat melanda Kantor Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (3/11/2026) dini hari. Sedikitnya tujuh ruangan di kompleks perkantoran tersebut hangus terbakar, termasuk ruang arsip yang menyimpan berbagai dokumen penting.

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.40 WIB itu juga mengakibatkan sejumlah komputer dan sepeda motor dinas mengalami kerusakan akibat dilalap api.

Kantor kecamatan yang berada di tepi Jalan Yogyakarta-Solo tersebut sempat dilalap kobaran api cukup besar. Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat api membumbung tinggi dan membakar sebagian bangunan perkantoran.

Api diduga cepat membesar karena banyaknya tumpukan dokumen kertas serta material lain yang mudah terbakar di dalam gedung. Kobaran kemudian merembet ke sejumlah ruangan di sekitarnya.

Adapun tujuh ruangan yang terdampak kebakaran meliputi ruang arsip, ruang Program Keluarga Harapan (PKH), ruang pendamping desa, ruang PPK, aula, serta beberapa ruangan lainnya.

Ad Space

Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Klaten diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Proses pemadaman juga melibatkan relawan, personel TNI, serta anggota Polri dari Polsek Delanggu.

Petugas harus berjibaku selama hampir dua jam sebelum akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api. Upaya tersebut dilakukan agar kobaran tidak semakin meluas ke bagian bangunan lainnya.

Camat Delanggu, Yunanto Sinung, mengatakan berdasarkan analisis sementara, kebakaran diduga bermula dari ruang arsip akibat korsleting listrik.

"Ada tujuh ruang yang terbakar. Analisisnya (api) dari ruang arsip korsleting listrik," ujar Yunanto Sinung saat ditemui di lokasi kejadian.

Sementara itu, sepeda motor dinas yang berada di samping gudang turut hangus terbakar setelah api merembet dari bangunan utama.

Ad Space

Kapolsek Delanggu, AKP Fajar, mengatakan hingga saat ini nilai kerugian akibat peristiwa tersebut belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran sekaligus mendata barang-barang yang mengalami kerusakan.

"Kerugian belum bisa kita taksir karena ini masih dalam investigasi," ucap AKP Fajar.

Kasus kebakaran tersebut kini ditangani petugas Polresta Klaten. Dugaan korsleting listrik masih menjadi analisis awal, sedangkan kepastian penyebab kebakaran menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Bagikan: