Administrator, Administrator
Tim Redaksi

DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai telah menunjukkan dedikasi luar biasa melalui pengabdian tanpa pamrih kepada masyarakat. Apresiasi tersebut diserahkan dalam malam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 PKB di Kantor DPW PKB Jawa Tengah, Jalan WR Supratman Nomor 40, Kota Semarang, Minggu (19/7) malam.

Malam puncak Harlah juga diisi dengan mujahadah dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon keberkahan, keselamatan bangsa, serta kekuatan bagi seluruh kader dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Sarif Abdillah, mengatakan penghargaan diberikan kepada individu-individu yang selama ini bekerja dengan tulus tanpa banyak sorotan, namun memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Menurutnya, apresiasi tersebut juga menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi seluruh pengurus dan kader PKB agar terus menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat.

Sejumlah penerima penghargaan berasal dari berbagai latar belakang pengabdian. Mereka di antaranya Muslihin, guru Madrasah Diniyah asal Kabupaten Demak; Kosihin, penyandang disabilitas dari Kabupaten Jepara yang memproduksi sepeda khusus bagi penyandang disabilitas; serta Sholikin, pengemudi ambulans NU Care Lazisnu Kota Semarang yang telah mengabdi selama dua dekade.

Penghargaan juga diberikan kepada Bogi Subasti, pegiat literasi yang aktif mengangkat sejarah, potensi, dan kearifan lokal kawasan Rawa Pening. Sementara penerima lainnya adalah Mbah Sulimin, juru kunci makam sekaligus tukang gali kubur di Kota Semarang yang selama ini mengabdikan diri melayani masyarakat.

Sarif yang akrab disapa Kakung menegaskan PKB akan terus berupaya hadir dan membersamai masyarakat melalui berbagai bentuk pelayanan serta kegiatan sosial.

"Kami juga memohon doa agar terus diberi kekuatan untuk menjaga kebenaran dan tetap istiqamah dalam mengabdi kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Syuro PKB Jawa Tengah, KH A. Badawi Basyir, mengingatkan seluruh pengurus dan kader agar senantiasa menjaga serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah aktivitas politik dan organisasi.

Ketua Panitia Harlah PKB Jawa Tengah, Ulil Albab, menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan mujahadah, panitia juga menggelar kegiatan santunan di panti asuhan sebagai bagian dari rangkaian bakti sosial.

"Semua kegiatan ini merupakan wujud kepedulian PKB kepada masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi," katanya.

Usai doa bersama, rangkaian Harlah ke-28 PKB Jawa Tengah ditutup dengan penyelenggaraan UMKM Expo dan nonton bareng final Piala Dunia 2026 yang diikuti kader serta masyarakat.

Bagikan: