Didik, Administrator
Tim Redaksi

SEMARANG, Kanal9.id – Perjalanan panjang Maskhun Arif Hidayat (56), kader Banser asal Sumatera Selatan, menuju Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah.

Arif yang menempuh perjalanan dengan mengayuh sepeda dari Sumatera Selatan menyempatkan diri singgah di Semarang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

Kedatangan Arif diterima Sarif Abdillah, yang akrab disapa Kakung, di rumah dinas DPRD Jawa Tengah, Ahad (16/8). Arif datang bersama dua orang pendampingnya, Firman dan Sobirin. Pertemuan tersebut juga dihadiri jajaran Satkorcab Banser Kota Semarang.

Arif diketahui merupakan warga kelahiran Majenang, Cilacap. Saat ini, ia aktif bersama PWNU Sumatera Selatan. Perjalanan menuju Tambakberas dimulai dari Sumatera Selatan pada 3 Agustus 2026.

Ad Space

Di hadapan Kakung, Arif menceritakan berbagai pengalaman yang dilaluinya selama perjalanan. Ia menyebut perjalanan tersebut dilakukan sebagai bentuk nazar untuk mendoakan kelancaran pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

“Ini nazar yang kedua untuk kelancaran Muktamar NU,” ujar Arif.

Mendengar cerita tersebut, Kakung menyampaikan apresiasi sekaligus berpesan agar Arif mengutamakan keselamatan dan menjaga kondisi tubuh selama perjalanan.

“Terima kasih sahabat-sahabat Banser sudah berkenan mampir dan bersilaturahmi. Yang paling penting kesehatan dijaga,” kata Kakung yang juga Ketua DPW PKB Jawa Tengah.

Kakung juga memperhatikan perlengkapan keselamatan yang digunakan Arif. Karena melihat Arif belum mengenakan helm saat bersepeda, ia kemudian memberikan helm khusus sepeda untuk digunakan selama perjalanan.

Ad Space

Selain helm, Kakung turut memberikan handuk kecil yang dapat digunakan Arif selama menempuh perjalanan menuju Jawa Timur.

Ia berharap perlengkapan tersebut bisa membantu Arif menyelesaikan perjalanan dengan aman dan lancar hingga tiba di lokasi Muktamar.

Nazar Perjalanan Jarak Jauh

Perjalanan menuju Tambakberas bukan pengalaman pertama bagi Arif dalam menempuh perjalanan jauh sebagai bentuk nazar. Pada 2019, ia pernah berjalan kaki dari Sumatera Selatan menuju Jakarta.

Perjalanan tersebut dilakukan setelah pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin memenangkan Pilpres 2019. Saat tiba di Jakarta, Arif mendatangi sejumlah lokasi, antara lain Kantor PBNU, Kantor PP GP Ansor, hingga Istana Negara.

Ad Space

Perjalanannya kala itu mendapat sambutan dari kader Ansor dan Banser di sejumlah daerah yang dilewatinya.

Untuk nazar keduanya, Arif awalnya berencana kembali berjalan kaki. Namun, setelah mendapat pertimbangan dari PW GP Ansor Sumatera Selatan, ia akhirnya memilih menggunakan sepeda.

“Niat saya sederhana, menata hati agar tidak berpikir macam-macam dan menjadikan perjalanan ini sebagai bentuk pengabdian kepada pendiri NU,” tuturnya.

Persiapan untuk perjalanan tersebut dilakukan selama sekitar lima bulan. Sepeda yang digunakan juga bukan sepeda baru dan sebelumnya sempat tidak digunakan selama kurang lebih satu tahun.

Dalam sehari, Arif mampu mengayuh hingga 144 kilometer. Salah satu rute yang telah dilaluinya adalah kawasan Alas Roban, Kabupaten Batang, sebelum memasuki wilayah Semarang.

Ad Space

Tetap Mengayuh Sendiri

Sobirin, salah satu pendamping Arif, mengatakan dukungan dari kader Banser di berbagai daerah terus berdatangan. Sejumlah Kasatkorcab Banser dan Satkoryon bahkan menghubunginya untuk menawarkan tempat persinggahan.

Namun, tidak seluruh tawaran dapat diterima karena rombongan harus mempertimbangkan jalur yang dilalui.

“Kalau tidak sejalur, kami mohon maaf tidak bisa mampir karena tentu akan menambah waktu tempuh,” jelas Sobirin.

Ia menambahkan, Arif tetap mengayuh sepeda sendiri sepanjang perjalanan. Bantuan hanya diberikan ketika menghadapi medan yang menanjak dan cukup berat.

Ad Space

“Kalau jalannya menanjak, baru kami bantu tarik dengan sepeda motor. Selebihnya Arif mengayuh sendiri,” katanya.

Usai singgah di Semarang, Arif kembali melanjutkan perjalanan menuju Jawa Timur. Ia harus menempuh perjalanan berikutnya hingga tiba di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.

Muktamar ke-35 NU sendiri dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum pada 27–31 Agustus 2026.

Bagikan: