Ahmad Wahid, Administrator
Tim Redaksi

TEGAL, Kanal9.id – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mendorong tembakau dari Desa Guci dan Batumirah, Kecamatan Bumijawa, menjadi produk unggulan bernilai tinggi dan memiliki identitas tersendiri di industri tembakau.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri seremonial wiwitan petik tembakau Gapoktan Guci-Batumirah, Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya masa panen tembakau di wilayah pegunungan Kabupaten Tegal.

Bupati berharap hasil panen tahun ini memiliki kualitas yang semakin baik sehingga mampu memenuhi kebutuhan industri, khususnya PT Djarum Kudus.

Menurutnya, tembakau Kabupaten Tegal memiliki karakter dan citarasa unik yang berbeda dengan daerah lain. Karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan produktivitas, kualitas hasil panen, akses pasar, serta kesejahteraan petani.

Perwakilan Mitra PT Djarum Kudus, Agung Sofani, mengatakan Kabupaten Tegal menjadi salah satu wilayah yang dijajaki untuk pengembangan kawasan tembakau baru. Hasil riset perusahaan menunjukkan tembakau Tegal memiliki karakter unik dan berpotensi digunakan sebagai bahan kategori flavor.

Ad Space

Melalui pola kemitraan, petani nantinya dapat menjual hasil panen langsung kepada PT Djarum tanpa melalui pedagang pengumpul. Perusahaan juga memberikan pembinaan agar kualitas tembakau sesuai standar industri.

Agung menyebut, jika kualitas dan konsistensi tembakau Tegal dapat dipertahankan, peluang pengembangan kemitraan terbuka hingga ribuan hektare.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah Johan Hadiyanto menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan, penerapan teknologi, akses permodalan, sarana produksi, serta kepastian pasar dan harga bagi petani.

Dalam kegiatan tersebut juga disalurkan sejumlah bantuan pengembangan pertanian, di antaranya paket intensifikasi tembakau senilai Rp466,5 juta, paket persemaian tembakau senilai Rp161,955 juta, dan paket penerapan budidaya tembakau senilai Rp54,444 juta.

Bantuan komoditas lainnya juga diberikan berupa benih tebu, bibit kopi Arabika, bibit kelapa genjah, serta pupuk organik.

Ad Space

Bupati berharap seluruh dukungan tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Ia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.***

Bagikan: