Didik, Administrator
Tim Redaksi

REMBANG, Kanal9.id – Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngemplak bersama pihak mitra menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang terjadi pada 8 September 2026. Insiden tersebut disebut menjadi perhatian serius sekaligus bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan ke depan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak mitra menyatakan siap menanggung seluruh biaya pengobatan pasien yang terdampak. Dengan adanya komitmen tersebut, pasien beserta keluarganya diharapkan tidak perlu memikirkan biaya selama menjalani masa perawatan.

Perwakilan mitra, Adi Rocky Sakti, mengatakan pihaknya menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh keluarga penerima manfaat yang terdampak atas kejadian tersebut.

“Kami minta maaf kepada seluruh keluarga penerima manfaat atas kejadian yang ada. Kami akan bertanggung jawab semaksimal mungkin dan meng-cover seluruh biaya pengobatan,” ujar Adi.

Tidak hanya menanggung biaya medis, pihak mitra juga menyiapkan berbagai bentuk pendampingan bagi pasien dan keluarganya selama proses pengobatan berlangsung. Dukungan tersebut meliputi penyediaan konsumsi, bingkisan, serta kebutuhan lainnya, termasuk uang tali asih.

Ad Space

“Kami juga akan menyiapkan konsumsi, bingkisan, dan kebutuhan lainnya selama pengobatan pasien berjalan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Ngemplak, Raditya Ardi Pratama, turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak. Ia mengaku prihatin terhadap kondisi para pasien yang saat ini menjalani perawatan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang terjadi. Kami sangat prihatin terhadap kondisi yang dialami oleh para pasien,” kata Raditya.

Menurut Raditya, kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi serius bagi SPPG Ngemplak bersama pihak mitra. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh sebagai upaya memperbaiki sistem pelayanan sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa.

Pihak SPPG dan mitra juga memastikan pendampingan terhadap pasien akan terus dilakukan hingga proses pengobatan selesai. Tanggung jawab yang diberikan tidak hanya mencakup biaya perawatan medis, tetapi juga berbagai kebutuhan pasien dan keluarganya selama masa perawatan.

Ad Space

Di sisi lain, evaluasi akan dilakukan terhadap seluruh proses penyelenggaraan makanan. Pemeriksaan mencakup berbagai tahapan, mulai dari pemilihan dan penerimaan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat penerapan standar keamanan pangan dan memastikan kualitas makanan tetap terjaga. SPPG Ngemplak bersama pihak mitra berharap hasil evaluasi dapat menjadi dasar perbaikan pelayanan ke depan.

Dengan langkah tersebut, kedua pihak menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pengawasan dan memperbaiki seluruh proses penyelenggaraan makanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Bagikan: