Ahmad Wahid, Administrator
Tim Redaksi


PEMALANG, kanal9.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang Nurkholes membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Satgas bersama Mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang di The Winner Hotel, Kamis (5/11/2026).

Rakor tersebut menjadi ajang koordinasi, pembinaan, sekaligus penyerapan aspirasi para mitra pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama terkait kendala operasional dan pengawasan program MBG.

Nurkholes yang juga menjabat Ketua Satgas SPPG Kabupaten Pemalang mengatakan, pemerintah daerah berupaya menjadi fasilitator antara para mitra dengan pemerintah pusat, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN). Pasalnya, pengawasan program masih menghadapi keterbatasan regulasi dan dukungan anggaran melalui APBD.

Ia berharap keberadaan SPPG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi daerah melalui pemanfaatan produk pertanian dan peternakan lokal, seperti telur dan ayam.

Ad Space

Sementara itu, Ketua Penyelenggara sekaligus Sekretaris Paguyuban Mitra SPPG Pemalang, Sujarwo, menyebut pembangunan satu dapur MBG membutuhkan investasi sedikitnya Rp2 miliar. Karena itu, para mitra berharap adanya kepastian kebijakan operasional, termasuk insentif, pembayaran hari libur, biaya operasional, dan sewa kendaraan.

Sujarwo juga menegaskan komitmen para mitra dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan melalui penerapan sistem Smart Kitchen. Sistem tersebut mencakup pengawasan seluruh tahapan, mulai penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan hingga distribusi makanan.

Di sisi pengawasan kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Wiji Mulyati menyatakan kesiapan pihaknya memperkuat pembinaan dan pengawasan seluruh SPPG. Menurutnya, keamanan pangan harus menjadi prioritas untuk mencegah kasus diare maupun keracunan makanan, khususnya pada anak-anak sekolah.

Dinas Kesehatan juga telah memberikan pembekalan kepada sekitar 174 petugas gizi SPPG terkait pengelolaan dapur, higiene sanitasi, dan pencegahan keracunan makanan.

Hasil rakor selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui rapat Satgas MBG serta monitoring dan evaluasi secara sampling terhadap dapur SPPG, termasuk pembinaan kepada kepala SPPG dan tenaga ahli gizi.(Whd)

Ad Space
Bagikan: