SEMARANG — Tangki air pada sebuah truk ternyata bukan sekadar mengangkut air. Di balik ruang yang seharusnya digunakan untuk menampung air, tersimpan rokok ilegal bernilai sekitar Rp2,3 miliar.
Upaya penyelundupan tersebut dibongkar petugas Bea Cukai Semarang setelah menghentikan sebuah truk tangki yang melintas di ruas tol wilayah Semarang, Rabu (2/9/2026).
Truk tersebut awalnya melaju dari arah timur menuju barat. Gerak-geriknya memicu kecurigaan petugas yang tengah melakukan patroli.
Kecurigaan itu kemudian berujung pada pemeriksaan saat truk berhenti di Gerbang Tol Banyumanik, Semarang.
Kepala Bea Cukai Semarang Mochamad Syuhadak mengatakan petugas menemukan sejumlah kejanggalan ketika meminta keterangan kepada pengemudi.

Pengemudi mengaku truk membawa air dari Madura dan hendak menuju Jakarta.
Namun, petugas tidak langsung mempercayai keterangan tersebut.
Pemeriksaan kemudian dilakukan secara menyeluruh terhadap kendaraan. Hasilnya, petugas menemukan muatan rokok ilegal dalam jumlah besar yang disembunyikan di dalam tangki air.
Modus tersebut diduga sengaja digunakan untuk mengelabui petugas dengan memanfaatkan kendaraan tangki yang dari luar terlihat seperti kendaraan pengangkut air biasa.
Nilai barang hasil penindakan ditaksir mencapai Rp2,3 miliar.

Syuhadak menyebut pengungkapan ini menjadi kasus kedua pengiriman rokok ilegal menggunakan truk tangki yang berhasil ditangani Bea Cukai Semarang sepanjang 2026.
Kasus serupa sebelumnya terungkap pada Maret 2026. Saat itu, rokok ilegal diangkut menggunakan truk tangki yang disebut sebagai kendaraan pengangkut molase.
Dalam pengungkapan tersebut, dua awak truk berinisial BF dan ASE ditetapkan sebagai tersangka.
Penindakan itu diperkirakan menyelamatkan potensi kerugian negara sekitar Rp1,5 miliar.
Kedua tersangka dijerat menggunakan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Berulangnya penggunaan kendaraan tangki dalam pengiriman rokok ilegal menunjukkan bahwa pelaku terus mencari cara untuk menyamarkan barang yang dibawa.
Bagi petugas, pola tersebut menjadi perhatian dalam pengawasan jalur distribusi rokok ilegal, termasuk kendaraan yang melintas di jaringan jalan tol.
Kalau ingin dibuat lebih tajam, saya bisa ubah menjadi gaya portal berita yang lebih cepat, padat, dan punya lead yang lebih mengejutkan.
