SOLO — Upaya penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Surakarta memunjukkan perkembangan positif. Kepulan asap tebal yang sempat menyelimuti kawasan pemukiman warga kini telah berhasil dipadamkan total.
Tim gabungan kini memfokuskan penanganan pada penetralan penumpukan gas metan yang tersimpan di bawah tumpukan sampah.
Gas metan berpotensi memicu timbulnya titik api baru jika terpapar suhu panas tinggi serta gesekan material padat.

Metode penyuntikan air raksa serta pembukaan jalur ventilasi gas terus dilakukan oleh tim teknis di lokasi TPA.
Langkah pengawasan ketat masih diberlakukan untuk memantau suhu permukaan tumpukan sampah secara real-time.

Kualitas udara di sekitar pemukiman warga dilaporkan mulai membaik seiring hilangnya asap pekat pencemar lingkungan.
Pemerintah Kota Surakarta mengapresiasi kerja keras seluruh personel yang bertugas tanpa henti menanggulangi titik api.
Petugas mengimbau warga sekitar untuk tetap tenang dan melaporkan jika melihat indikasi kemunculan bau sengatan gas.

Pengelolaan tumpukan sampah modern akan makin ditingkatkan guna mencegah kejadian kebakaran berulang di masa mendatang.
Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi di TPA Putri Cempo siap dioperasikan kembali secara bertahap.
