SEMARANG — Tim Resmob Polrestabes Semarang bergerak cepat memburu dan menangkap pelaku pembacokan terhadap seorang pria di wilayah Krobokan. Kasus penganiayaan berat ini sempat viral dan memicu keresahan warga di media sosial.
Penangkapan dilakukan setelah petugas berhasil mengidentifikasi identitas dan keberadaan pelaku dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi.
Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya tanpa perlawanan berarti beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan saat melancarkan aksinya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, insiden pembacokan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman dan perselisihan pribadi antara korban dan pelaku.
Korban yang mengalami luka sabetan senjata tajam cukup parah saat ini masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.

Polisi menegaskan akan memproses hukum pelaku dengan ancaman pasal penganiayaan berat yang membawa hukuman penjara bertahun-tahun.
Kapolrestabes Semarang mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dalam menyelesaikan konflik atau permasalahan pribadi.
Respon cepat kepolisian dalam menangkap pelaku penganiayaan viral ini mendapat apresiasi dari warga Semarang.

Petugas akan terus memantau titik-titik rawan tindak kejahatan jalanan demi menjaga kondusivitas keamanan di Kota Semarang.
Masyarakat diminta melapor segera ke layanan kepolisian jika melihat atau mengalami tindakan kriminalitas di sekitarnya.
