Hanif, Administrator
Tim Redaksi

NEW DELHI — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang diselenggarakan di India. Dalam pidato utamanya di hadapan para kepala negara anggota, Prabowo memaparkan kondisi geografis serta potensi ekonomi Indonesia.


Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang berada di kawasan Ring of Fire sehingga sangat rawan terkena bencana alam.


Meskipun dihadapkan pada ancaman krisis iklim dan bencana, Indonesia dikaruniai kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah ruah.

Ad Space


Presiden menegaskan komitmen Indonesia untuk mengelola potensi SDA tersebut secara berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat dan stabilitas global.


Prabowo mengajak negara-negara anggota BRICS untuk memperkuat kerja sama strategis di bidang ketahanan pangan, energi hijau, dan mitigasi bencana.


Ad Space

Indonesia mendorong terciptanya tata kelola ekonomi dunia yang lebih adil, inklusif, serta saling menguntungkan bagi negara berkembang.


Prabowo juga menekankan pentingnya alih teknologi dan investasi hijau untuk membantu negara-negara rawan bencana dalam membangun ketahanan ekonomi.


Kehadiran Indonesia dalam forum internasional ini mempertegas posisi politik luar negeri bebas aktif yang dianut oleh pemerintah.

Ad Space


Sejumlah pertemuan ikhtiar bilateral juga digelar di sela-sela KTT untuk mempererat hubungan ekonomi antara Indonesia dan negara mitra.


Pidato Presiden mendapat apresiasi positif dari para pemimpin dunia yang hadir atas pandangan realistis dan solusi konkret yang ditawarkan.

Bagikan: