Administrator, Administrator
Tim Redaksi

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung merespons cepat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebarkan paparan abu vulkanik ke berbagai kawasan pemukiman dan jalan protokol. Petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan penyemprotan air secara masif di sepanjang jalan utama kota.


Langkah penyiraman ini dilakukan guna membersihkan tumpukan abu halus yang berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan.


Tebalnya lapisan abu vulkanik di atas permukaan aspal dinilai sangat licin dan rawan memicu kecelakaan lalu lintas bagi pengendara sepeda motor.

Ad Space


Selain menekan risiko kecelakaan, penyemprotan air ini bertujuan untuk meminimalisasi sebaran debu yang beterbangan akibat lalu lalang kendaraan.


Debu vulkanik yang beterbangan bebas di udara dapat mengganggu jarak pandang pengemudi serta memicu masalah kesehatan pernapasan warga.


Ad Space

Armada mobil pemadam kebakaran beserta unit tangki air dari dinas terkait diterjunkan ke titik-titik lokasi yang terdampak paling parah.


Petugas menyisir area pusat kota sejak pagi hari sebelum aktivitas mobilitas warga mulai padat.


Pemerintah daerah mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan menurunkan kecepatan kendaraan saat melintasi jalur yang sedang dibersihkan.

Ad Space


Masyarakat juga diminta untuk tetap mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna menghindari iritasi pernapasan akibat paparan debu.


Pemantauan terhadap dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau akan terus dilakukan secara berkala demi menjamin keamanan dan kenyamanan warga Bandar Lampung.

Bagikan: