TEGAL, kanal9.id – Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid mendorong penguatan pemeriksaan kesehatan calon pengantin (catin) sebagai upaya mencegah stunting sejak sebelum pernikahan. Bahkan, ia mengusulkan agar persyaratan kesehatan menjadi prioritas sebelum proses administrasi pernikahan dilanjutkan.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Kholid saat memimpin Rapat Evaluasi dan Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Ruang Rapat Sekda Tegal, Kamis (29/10/2026).
Menurut Ahmad Kholid, penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemeriksaan kesehatan calon pengantin dinilai penting untuk memastikan pasangan memiliki kesiapan kesehatan sebelum membangun keluarga.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Edy Sucipto menyampaikan prevalensi stunting di Kabupaten Tegal saat ini mencapai 15,9 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata Jawa Tengah sebesar 17,1 persen.

Sejumlah program juga menunjukkan capaian positif, di antaranya skrining anemia remaja putri sebesar 97,99 persen dan konsumsi tablet tambah darah mencapai 99,75 persen.
Untuk memperkuat penanganan, Ahmad Kholid meminta Bapperida menggelar evaluasi rutin setiap dua hingga tiga bulan. Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi kecamatan dan desa dengan kasus stunting tertinggi agar intervensi lebih tepat sasaran.
Ia berharap sinergi seluruh perangkat daerah dan mitra pembangunan mampu mempercepat penurunan stunting serta mewujudkan generasi Kabupaten Tegal yang sehat dan berkualitas.(Whd)