Joe Kris, Administrator
Tim Redaksi

kanal9.id -  Empat sahabat nekat menjalankan misi besar di tengah riuhnya festival musik. Target mereka bukan panggung atau tiket konser, melainkan 300 ponsel milik para penonton.

Aksi tersebut menjadi bagian utama dalam final trailer film Operasi Pesta Copet yang baru dirilis. Film garapan Edy Khemod itu memperlihatkan Ijal yang diperankan Iqbaal Ramadhan bersama tiga sahabatnya, Adut (Kristo Immanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba).

Keempatnya menyusun rencana untuk mencopet ratusan ponsel saat festival musik Pestapora. Namun, misi yang awalnya terlihat seperti aksi nekat penuh kelucuan itu perlahan berubah menjadi ujian berat bagi persahabatan mereka.

Semakin dekat dengan target, semakin besar pula persoalan yang harus dihadapi. Keempat sahabat tersebut tidak hanya berhadapan dengan risiko saat menjalankan aksinya, tetapi juga dengan konflik yang mulai menggerogoti hubungan mereka.

Di balik cerita pencopetan, Operasi Pesta Copet mencoba mengangkat persoalan yang lebih dekat dengan kehidupan anak muda. Sulitnya mencari pekerjaan, tekanan ekonomi, dan biaya hidup yang terus meningkat menjadi alasan yang mendorong para karakter mengambil keputusan keliru.

Ad Space

Mereka memilih jalan pintas karena merasa kesempatan yang tersedia semakin sempit. Dalam kondisi terdesak itulah, persahabatan menjadi tempat mereka bertahan dan saling menguatkan.

Sutradara Edy Khemod mengatakan menggarap film panjang pertamanya merupakan tantangan besar. Apalagi, sebagian besar cerita mengambil latar festival musik dengan suasana yang padat dan dinamis.

"Menyutradarai film panjang pertama itu keputusan yang cukup nekat, apalagi setting-nya di tengah festival musik yang sangat besar," ujar Edy dalam keterangan resmi, Kamis (13/8).

Menurut Edy, festival musik dan aksi copet bukan sekadar gimmick dalam film. Keduanya menjadi pintu masuk untuk menghadirkan cerita mengenai orang-orang yang berada dalam tekanan dan akhirnya menemukan keluarga melalui solidaritas.

"Kami ingin penonton merasakan bahwa di balik hiruk-pikuk festival dan aksi copet yang menegangkan, ada emosi jujur tentang orang-orang terpinggirkan yang saling memilih untuk jadi keluarga," katanya.

Ad Space

Produser Ernest Prakasa menilai pendekatan komedi menjadi salah satu kekuatan film tersebut. Humor digunakan untuk membungkus kritik sosial dan drama persahabatan agar terasa lebih ringan, tanpa menghilangkan persoalan yang ingin disampaikan.

Menurut Ernest, Edy mampu mengemas pesan serius itu dengan gaya yang jenaka sekaligus tetap menyisakan ruang bagi drama antarkarakter.

Bagi Iqbaal Ramadhan, Operasi Pesta Copet juga memberikan pengalaman yang berbeda. Selama proses produksi, ia merasa mendapatkan lingkungan baru yang berkembang menjadi seperti keluarga.

"Proses paling menyenangkan bagiku, aku secara harfiah menemukan keluarga baru di Operasi Pesta Copet. Bertemu dengan sahabat baru dan mentor yang selalu tidak pelit ilmu," ujar Iqbaal.

Film ini diproduseri Ernest Prakasa, Dipa Andika, Iqbaal Ramadhan, dan James Erlangga. Operasi Pesta Copet sekaligus menjadi debut Edy Khemod sebagai sutradara film panjang setelah sebelumnya dikenal luas sebagai sosok yang aktif di industri musik.

Ad Space

Selain Iqbaal, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba, film ini turut menampilkan vokalis Sisitipsi, Fauzan Lubis, yang menjalani debutnya di layar lebar.

Operasi Pesta Copet dijadwalkan mulai tayang serentak di bioskop Indonesia pada 27 Agustus 2026. Film ini menawarkan perpaduan komedi, aksi, dan drama persahabatan dengan latar festival musik yang penuh kekacauan.


Bagikan: