Jember, Kanal9.id – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dipersiapkan adalah pembangunan pabrik minyak goreng dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp20 miliar.
Pabrik tersebut akan dibangun di kawasan Pakusari, Kabupaten Jember, di atas lahan seluas kurang lebih 4.700 meter persegi yang berada di lokasi strategis di tepi jalan utama. Kehadiran fasilitas produksi ini diharapkan mampu memperkuat sektor ekonomi Muhammadiyah sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Dalam proyek ini, PDM Jember akan memproduksi minyak goreng dengan merek MI-KITA. Produk tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memanfaatkan jaringan distribusi Muhammadiyah yang telah tersebar luas hingga ke berbagai daerah.

Pendanaan pembangunan pabrik sepenuhnya berasal dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan unit usaha produktif di tingkat daerah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Persyarikatan dalam memperkuat pilar ekonomi melalui pengembangan industri berbasis kebutuhan masyarakat.
Untuk tahap awal operasional, pengelolaan distribusi akan melibatkan jaringan Muhammadiyah di daerah, dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kaliwates dipercaya sebagai pengelola awal. Skema tersebut diharapkan mampu mempercepat pemasaran sekaligus memperkuat sinergi antarunit usaha di lingkungan Muhammadiyah.

Pembangunan pabrik minyak goreng ini tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan produk konsumsi, tetapi juga menjadi upaya menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah. Kehadiran industri tersebut diperkirakan akan membuka peluang kerja baru, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, serta memperkuat rantai pasok kebutuhan pangan di Kabupaten Jember.
Selain itu, proyek ini juga menjadi salah satu implementasi nyata visi Muhammadiyah dalam membangun kemandirian organisasi melalui sektor ekonomi. Selama ini, Persyarikatan tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial, tetapi juga terus mengembangkan berbagai unit usaha sebagai fondasi untuk mendukung keberlanjutan dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan rencana pembangunan pabrik minyak goreng ini, Muhammadiyah Jember berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta menghadirkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar nasional.

