Ahmad Wahid, Administrator
Tim Redaksi


TEGAL, Kanal9.id – TP PKK Kabupaten Tegal memperkuat edukasi keluarga dalam mencegah judi online dan pinjaman online (pinjol) ilegal melalui Pelatihan Pokja I TP PKK Kabupaten Tegal Tahun 2026.

Kegiatan bertema “Pelatihan Simulasi Pencegahan JUPITER (Judi Online dan Pinjol Teratasi)” tersebut digelar di Gedung PKK Slawi, Rabu (9/9/2026).

Kepala Diskominfo Kabupaten Tegal, Nurhayati, menekankan pentingnya literasi digital dan keterlibatan orang tua serta lingkungan dalam mendampingi anak menggunakan teknologi.

Menurutnya, pencegahan tidak cukup hanya dengan membatasi penggunaan perangkat digital, tetapi juga membutuhkan pendampingan agar anak mampu mengenali dan menghindari konten berbahaya, termasuk judi online.

Ad Space

Nurhayati juga menyampaikan bahwa pemerintah memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui kebijakan PP Tunas. Selain itu, edukasi masyarakat turut didukung Komunitas Relawan Digital.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga membahas dampak judi online terhadap penerima bantuan sosial. Nurhayati menjelaskan, Kabupaten Tegal menjadi salah satu pilot project digitalisasi bansos dengan integrasi dan verifikasi data penerima PKH, BPNT, hingga BPJS.

Data tersebut terintegrasi dengan sejumlah pihak, termasuk perbankan, BPN, dan PLN, untuk membantu memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

Masyarakat yang merasa masih memenuhi syarat penerima bansos dapat melakukan pengecekan melalui aplikasi Cek Bansos atau meminta bantuan pemerintah desa melalui operator data bantuan sosial.

Melalui pelatihan ini, kader TP PKK diharapkan mampu meneruskan edukasi kepada keluarga dan masyarakat sehingga pencegahan judi online serta pinjol ilegal dapat dilakukan sejak dini.(Whd)

Ad Space
Bagikan: