Semarang – Sejumlah pengguna program Subsidi Tepat MyPertamina belakangan mengeluhkan barcode pembelian BBM subsidi yang tiba-tiba hilang dari aplikasi MyPertamina maupun situs Subsidi Tepat. Kondisi tersebut memicu kebingungan di masyarakat karena barcode menjadi syarat untuk membeli Pertalite dan Biosolar bersubsidi di sejumlah SPBU.
Menanggapi hal itu, PT Pertamina Patra Niaga memastikan hilangnya barcode bukan disebabkan gangguan permanen, melainkan merupakan bagian dari proses pembaruan sistem dan validasi ulang data kendaraan yang saat ini sedang dilakukan.
Direktur Regional Marketing PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading, Eko Ricky Susanto, menjelaskan bahwa perusahaan tengah melakukan penyempurnaan sistem registrasi pengguna dalam program Subsidi Tepat. Langkah tersebut bertujuan memastikan penyaluran BBM subsidi benar-benar diterima oleh kendaraan yang berhak sesuai ketentuan pemerintah.

Menurutnya, proses validasi dilakukan untuk mencocokkan kembali data kendaraan yang telah terdaftar, termasuk memverifikasi identitas kendaraan, memperbarui data yang mengalami perubahan, serta menghapus data yang dinilai tidak valid atau sudah tidak sesuai.
Selain melakukan pembenahan terhadap sistem registrasi, Pertamina juga terus meningkatkan pengawasan terhadap lembaga penyalur BBM subsidi agar penyaluran di lapangan berjalan lebih tepat sasaran.

Eko mengungkapkan, sejak program Subsidi Tepat MyPertamina diterapkan, Pertamina telah melakukan proses cleansing atau pembersihan data terhadap sekitar 1,5 juta kendaraan. Proses tersebut meliputi perbaikan data administrasi, penyesuaian identitas kendaraan, hingga validasi ulang berdasarkan data terbaru.
Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi potensi penyalahgunaan BBM subsidi, termasuk penggunaan identitas kendaraan yang tidak sesuai atau data ganda yang masih tersimpan di dalam sistem.
Dengan adanya proses validasi tersebut, sejumlah pengguna kemungkinan akan mengalami perubahan status data, termasuk barcode yang sementara tidak muncul hingga proses verifikasi selesai. Karena itu, masyarakat diminta memastikan data kendaraan yang didaftarkan tetap sesuai dengan dokumen resmi agar proses validasi dapat berjalan lancar.

Program Subsidi Tepat sendiri merupakan upaya pemerintah bersama Pertamina untuk memastikan distribusi Pertalite dan Biosolar bersubsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Melalui pembaruan sistem dan pembersihan data secara berkala, diharapkan penyaluran subsidi energi menjadi lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.
Pertamina juga mengimbau masyarakat yang mengalami kendala pada barcode atau data kendaraan agar tidak panik dan mengikuti informasi resmi terkait mekanisme validasi maupun pembaruan data selama proses tersebut berlangsung.
