Administrator, Administrator
Tim Redaksi

JEPARA — Sebuah gudang produksi sekaligus penyimpanan garam di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah pada Selasa (25/8/2026) sore. Insiden ini dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi kejadian.


Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat, Mustafiyatun (43). Angin kencang serta vegetasi semak yang mengering akibat musim kemarau membuat kobaran api dari pembakaran sampah dengan cepat meluas menyeberangi lahan kosong. Api yang tak terkendali lantas menyambar bangunan gudang berukuran 10x20 meter persegi tersebut.


Meski saksi langsung menghubungi pemadam kebakaran untuk menyelamatkan fasilitas produksi itu, material gudang yang mudah terbakar membuat seluruh bangunan beserta isinya hangus tak tersisa.

Ad Space


Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.


"Api awal bermula dari pembakaran sampah yang merambat hingga menghanguskan bangunan gudang garam," ujar Edy.


Ad Space

Satu unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan memakan waktu sekitar satu jam hingga api benar-benar padam.


Menanggapi insiden ini, pihak Damkar mengimbau warga Jepara untuk lebih memprioritaskan tindakan pencegahan, mengingat tren kasus kebakaran di wilayah Jepara melonjak tajam selama masa kemarau, terutama pada periode Juni dan Juli. Warga diminta tidak sembarangan membakar sampah serta rutin mengecek instalasi listrik untuk mengantisipasi korsleting.

Bagikan: