Joe Kris, Administrator
Tim Redaksi

kanal9.id - Ramai-ramai warga mengecek posisi kesejahteraan mereka dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hasilnya, tak sedikit yang dibuat terkejut setelah mengetahui namanya masuk kelompok desil 6 hingga 10.

Status tersebut belakangan menjadi perbincangan di media sosial karena berkaitan dengan peluang masyarakat memperoleh sejumlah bantuan pemerintah. Semakin tinggi angka desil, seseorang dinilai memiliki tingkat kesejahteraan yang lebih baik.

Desil merupakan sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dibagi ke dalam 10 kelompok. Secara umum, desil 1 berada pada kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sementara desil 10 berada pada kelompok yang paling sejahtera.

Data tersebut bukan sekadar angka dalam basis data pemerintah. DTSEN yang diperbarui secara berkala menjadi salah satu rujukan dalam penentuan sasaran berbagai program perlindungan sosial.

Masyarakat yang masuk kelompok desil 6 hingga 10 pun pada umumnya tidak menjadi prioritas penerima bantuan sosial. Namun, warga yang menilai data kondisi ekonominya tidak sesuai masih memiliki kesempatan untuk mengajukan pembaruan data.

Ad Space

Bukan Prioritas Bansos

Dalam skema penyaluran bantuan sosial, kelompok desil 1 hingga 4 menjadi sasaran utama pemerintah.

Masyarakat dalam kelompok tersebut dapat diusulkan untuk menerima sejumlah program, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako.

Sementara kelompok desil 5 masih dapat diusulkan untuk mengikuti program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Adapun masyarakat yang berada di desil 6 hingga 10 secara umum masuk kelompok dengan tingkat kesejahteraan menengah hingga atas sehingga tidak diprioritaskan dalam penyaluran bansos.

Ad Space

Klasifikasi desil juga berpotensi menjadi salah satu instrumen dalam kebijakan subsidi pemerintah ke depan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia sebelumnya menyebut pemerintah masih mengkaji pembatasan pembelian Pertalite bagi kelompok masyarakat tertentu, termasuk kemungkinan menyasar kelompok desil 9 dan 10.

Menurut Bahlil, kebijakan tersebut bertujuan memastikan subsidi energi benar-benar diterima kelompok masyarakat yang membutuhkan.

"Subsidi itu ya untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya," ujar Bahlil dalam International Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta, Rabu (19/8).

Namun, rencana pembatasan tersebut masih berada dalam tahap kajian dan belum menjadi kebijakan yang berlaku.

Ad Space

Cara Cek Desil DTSEN

Masyarakat dapat mengecek posisi desil melalui sejumlah kanal resmi dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Salah satunya melalui laman DTSEN milik Badan Pusat Statistik (BPS). Warga dapat membuka laman DTSEN BPS, kemudian memilih menu "Lainnya" dan memasukkan NIK serta kode verifikasi yang tersedia.

Setelah data ditemukan, pengguna dapat memilih menu "Cek Desil", memasukkan tanggal lahir dan kode verifikasi, lalu sistem akan menampilkan informasi kelompok desil yang tercatat.

Pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial. Setelah masuk ke menu "Cek Bansos", pengguna cukup memasukkan 16 digit NIK untuk melihat data yang tercatat, termasuk informasi desil dan status bantuan sosial.

Ad Space

Alternatif lainnya adalah melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Pengguna memasukkan NIK dan kode captcha, kemudian menunggu sistem menampilkan hasil pencarian berdasarkan data DTSEN terbaru.

Bisa Ajukan Pembaruan Data

Status desil bukan data yang bersifat permanen. Warga yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan data yang tercatat dapat mengajukan pembaruan.

Pengajuan dapat dilakukan secara langsung melalui pemerintah desa atau kelurahan.

Warga perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, seperti fotokopi KTP dan Kartu Keluarga, foto kondisi rumah, surat keterangan terkait kondisi ekonomi, serta data lokasi tempat tinggal jika diperlukan dalam proses verifikasi.

Ad Space

Setelah berkas diserahkan, data akan diproses oleh operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial atau SIKS-NG. Tahapan berikutnya dapat melibatkan survei atau verifikasi kondisi di lapangan.

Apabila hasil verifikasi dinilai sesuai, usulan pembaruan data akan dibahas melalui Musyawarah Desa atau Musyawarah Kelurahan sebelum diteruskan melalui mekanisme pemutakhiran data hingga tingkat pusat.

Selain secara langsung, pengajuan pembaruan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos.

Pengguna yang telah memiliki akun dapat membuka menu "Profil" dan memilih fitur "Request Pembaruan Data". Selanjutnya, pemohon diminta mengisi sejumlah pertanyaan sesuai kondisi ekonomi sebenarnya.

Data yang diajukan kemudian akan melalui proses verifikasi, termasuk kemungkinan pengecekan langsung oleh petugas pendamping sosial.

Ad Space

Karena itu, masyarakat yang mendapati dirinya berada di desil 6 hingga 10 tidak serta-merta harus menganggap data tersebut tidak dapat diubah. Jika terdapat perubahan kondisi sosial dan ekonomi atau ditemukan ketidaksesuaian data, warga dapat mengajukan pembaruan melalui jalur resmi.

Yang terpenting, seluruh informasi dan dokumen yang disampaikan harus sesuai dengan kondisi sebenarnya karena perubahan status desil tetap bergantung pada proses verifikasi dan pemutakhiran data pemerintah.

Cara Menurunkan Desil 6-10 DTSEN

Ada 2 cara mengajukan penurunan desil DTSEN. Rincian langkah-langkahnya sebagai berikut.

Cara Menurunkan Desil 1: Offline

Ad Space

Menurut keterangan dari laman resmi Desa Rensing Bat, cara pertama adalah mengajukan penurunan melalui operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS)-Next Generation (NG). Begini caranya:

Siapkan dokumen yang dibutuhkan, meliputi fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi KTP, foto rumah tampak depan dan dalam, surat keterangan layak/miskin, dan titik koordinat rumah.

Datang ke kantor desa atau kelurahan setempat.

Sampaikan maksud untuk mengajukan pembaruan data desil DTSEN.

Serahkan berkas. Tunggu operator memasukkan data.

Ad Space

Tunggu survei lapangan ke rumah. Apabila kondisi di lapangan mencocoki, hasil survei akan dibawa ke Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muskel).

Dari Musdes/Muskel, data akan diteruskan hingga Kementerian Sosial. Cek berkala untuk memastikan berubah tidaknya desil.

Cara Menurunkan Desil 2: Online

Permohonan pengubahan desil juga bisa dilakukan lewat Aplikasi Cek Bansos. Langkah-langkahnya:

Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos melalui Play Store atau App Store.

Ad Space

Login menggunakan akun yang telah terdaftar. Jika belum memiliki akun, pilih opsi pendaftaran akun baru.

Lengkapi data yang diperlukan untuk pembuatan akun, seperti nomor KK, foto KTP, dan swafoto.

Setelah akun berhasil dibuat, login kembali menggunakan username atau email serta kata sandi yang telah didaftarkan.

Pada halaman utama aplikasi, pilih menu "Profil".

Tekan tombol "Request Pembaruan Data" yang berada di bawah informasi desil.

Ad Space

Pilih "Lanjutkan" pada notifikasi konfirmasi pembaruan, kemudian setujui pernyataan mengenai kebenaran data.

Jawab seluruh pertanyaan yang tersedia sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya.

Setelah pengajuan dikirim, petugas pendamping sosial akan melakukan ground checking atau verifikasi langsung ke rumah.

Demikian penjelasan lengkap mengenai cara menurunkan desil 6-10 DTSEN. Semoga bermanfaat


Ad Space
Bagikan: