Helmi, Administrator
Tim Redaksi

KARAWANG - Aksi seorang pria yang diduga membawa kabur satu unit iPhone milik seorang wanita usai memesan jasa kencan berakhir apes. Bukannya berhasil mendapatkan uang dari hasil penjualan ponsel tersebut, pelaku justru diamankan warga setelah identitas dan keberadaannya terlacak di sebuah konter ponsel di Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Kamis (23/7) malam.


Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa bermula saat pelaku bertemu dengan korban di kawasan Telukjambe Barat. Setelah pertemuan berlangsung, pelaku diduga tidak memenuhi kesepakatan pembayaran. Sebaliknya, ia justru diduga melarikan diri sambil membawa satu unit iPhone milik korban.


Menyadari ponselnya hilang, korban segera berusaha melacak keberadaan perangkat tersebut. Pelacakan itu mengarah ke sebuah konter telepon seluler yang ternyata sempat didatangi pelaku untuk menjual iPhone yang diduga hasil curian.

Ad Space


Namun, upaya tersebut gagal. Pemilik konter menolak membeli ponsel karena perangkat masih dalam kondisi terkunci (locked), sehingga asal-usul kepemilikannya diragukan.


Tak lama kemudian, korban datang ke konter setelah mendapatkan petunjuk lokasi ponselnya. Bersama pemilik konter dan sejumlah warga, korban kemudian menyusun siasat dengan berpura-pura bersedia membeli iPhone tersebut apabila pelaku kembali datang.


Ad Space

Strategi itu pun berhasil. Pelaku kembali ke konter dengan harapan transaksi dapat dilakukan. Namun sesampainya di lokasi, ia langsung dihadang oleh korban dan sejumlah warga yang telah menunggu.


Suasana seketika memanas. Pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa berupa pukulan dan tendangan sebelum akhirnya berhasil diamankan. Beberapa warga kemudian berupaya melerai agar pelaku tidak terus menjadi sasaran amuk massa.


Peristiwa tersebut terekam video dan dengan cepat beredar di berbagai platform media sosial. Rekaman itu memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mengapresiasi keberhasilan korban mendapatkan kembali ponselnya, sementara yang lain mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan aksi main hakim sendiri dan menyerahkan proses penegakan hukum kepada aparat berwenang.

Ad Space


Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap, identitas pelaku, maupun status hukum kasus tersebut. Polisi juga belum mengonfirmasi dugaan tindak pidana yang akan dikenakan kepada pria tersebut maupun perkembangan penyelidikan lebih lanjut.

Bagikan: