Helmi, Administrator
Tim Redaksi

JEMBRANA - Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Jembrana, Bali. Peristiwa yang terjadi di Banjar Anyarsari Kangin, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, pada Jumat (24/7/2026), menambah daftar kebakaran lahan yang terjadi di wilayah tersebut dalam sepekan terakhir.


Insiden kali ini menghanguskan sekitar satu hektare lahan milik I Kadek Rindi Sutama. Dugaan sementara, api berasal dari pembakaran daun kering yang dilakukan orang tua pemilik lahan. Kobaran api kemudian membesar setelah lokasi pembakaran ditinggalkan tanpa pengawasan dan dengan cepat merembet akibat tiupan angin yang cukup kencang.


Kobaran api yang meluas sempat mengkhawatirkan warga sekitar. Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke lahan di sekitarnya.

Ad Space


Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dalam penanganan kejadian tersebut. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api.


Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sekitar satu hektare lahan dilaporkan hangus terbakar akibat kejadian itu.


Ad Space

Peristiwa ini menjadi kebakaran lahan keenam yang terjadi di Kabupaten Jembrana dalam kurun waktu sepekan. Rentetan kejadian tersebut menunjukkan tingginya potensi kebakaran lahan, terutama pada musim kemarau ketika vegetasi mengering dan angin bertiup cukup kencang.


Kondisi cuaca yang panas dan minimnya curah hujan membuat dedaunan serta rerumputan kering menjadi material yang mudah terbakar. Api yang semula berasal dari pembakaran skala kecil dapat dengan cepat menjalar ke area yang lebih luas apabila tidak diawasi.


Pemerintah dan petugas pemadam kebakaran kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun daun kering secara sembarangan, terutama di lahan terbuka. Jika pembakaran terpaksa dilakukan, masyarakat diminta memastikan api tetap dalam pengawasan hingga benar-benar padam untuk mencegah kebakaran meluas.

Ad Space


Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan risiko meluasnya api dapat diminimalkan.

Bagikan: