MAJALENGKA - Sebuah videotron di kawasan Bundaran Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, roboh pada Jumat (24/7/2026) petang. Insiden tersebut menewaskan seorang perempuan yang tengah mengendarai sepeda motor dan melintas di lokasi saat struktur reklame digital itu ambruk.
Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalengka untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan akibat luka yang diderita.
Direktur RSUD Majalengka, dr. Egga Bramasta Akidapi, membenarkan korban meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

"Iya, benar. Korban meninggal dunia," kata Egga, Jumat (24/7).
Peristiwa tragis tersebut mengejutkan warga sekitar. Sejumlah saksi menyebut videotron sebenarnya telah menunjukkan tanda-tanda tidak stabil sejak sehari sebelum akhirnya roboh.

Salah seorang penjaga toko di sekitar lokasi, Aditya, mengatakan struktur videotron sudah tampak bergoyang sejak Kamis (23/7) pagi. Karena khawatir, ia bahkan sempat merekam kondisi tersebut menggunakan telepon genggam sekitar pukul 10.00 WIB.
"Saya juga sempat video kemarin jam 10-an. Kondisinya memang sudah goyang-goyang," ujarnya.
Selain bergoyang, kondisi pondasi penyangga videotron juga disebut mengalami kerusakan. Sejumlah bagian beton terlihat retak dan sebagian lapisan semennya telah terlepas, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga terhadap kekuatan struktur tersebut.

Menurut Aditya, setelah kondisi itu diketahui, sebagian bahu jalan di sekitar lokasi sempat ditutup karena dinilai membahayakan pengguna jalan. Namun, penutupan hanya dilakukan pada sebagian area sehingga kendaraan masih dapat melintas di sekitar videotron.
"Besoknya mungkin ada yang melapor. Langsung ada penutupan jalan, bahu jalan, ya sebagian," katanya.

Videotron itu akhirnya roboh sekitar pukul 18.15 WIB atau sesaat setelah waktu Magrib. Pada saat bersamaan, korban tengah melintas menggunakan sepeda motor tepat di bawah struktur tersebut.
Material videotron yang ambruk menimpa korban hingga mengalami luka berat. Warga yang berada di sekitar lokasi bersama petugas segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju RSUD Majalengka.
Peristiwa ini memicu perhatian masyarakat karena sebelumnya telah muncul indikasi kerusakan pada konstruksi videotron. Warga berharap dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penyebab robohnya struktur tersebut, termasuk evaluasi terhadap kelayakan konstruksi dan prosedur pengawasan fasilitas reklame yang berada di ruang publik.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ambruknya videotron masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kondisi konstruksi untuk memastikan faktor yang menyebabkan insiden tersebut terjadi.

