KOTA TEGAL, Kanal9.id - Gelar Karya Pengantin Tegal dan Pelantikan Pengurus HARPI Melati Kota Tegal Periode 2026–2031 menjadi momentum penting dalam memperkuat pelestarian budaya lokal sekaligus memperkokoh peran HARPI Melati sebagai organisasi profesi yang berkomitmen menjaga warisan budaya bangsa melalui seni tata rias pengantin.
Hal tersebut dikatakan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Gelar Karya Pengantin Tegal dan Pelantikan Pengurus HARPI Melati Kota Tegal Periode 2026–2031 yang diselenggarakan di Ruang Adipura, Kota Tegal, Kamis (30/7).
Prosesi pelantikan pengurus HARPI Melati Kota Tegal dipimpin oleh Wakil Ketua DPD HARPI (Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia) "Melati" Jawa Tengah, Ratna Hidayati.
Dalam pelantikan tersebut, Sri Rahayu resmi dikukuhkan sebagai Ketua HARPI Melati Kota Tegal Periode 2026–2031 bersama jajaran pengurus yang akan menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal menyampaikan ucapan selamat kepada Sri Rahayu beserta seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat kebersamaan demi memajukan organisasi serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi budaya lokal dan meningkatkan profesionalisme HARPI Melati dalam melestarikan tradisi sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman," ujar Wali Kota.
Wali Kota menegaskan bahwa HARPI Melati memiliki peran strategis dalam menjaga dan mengembangkan seni tata rias pengantin sebagai bagian dari identitas budaya. Di tengah arus modernisasi, organisasi ini diharapkan mampu menghadirkan karya yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga mengandung filosofi serta nilai-nilai luhur budaya Indonesia.
Pelantikan pengurus kali ini juga menjadi istimewa dengan dikukuhkannya Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal sebagai Pelindung HARPI Melati Kota Tegal. Kehadiran beliau diharapkan semakin memperkuat sinergi organisasi dalam menjalankan berbagai program pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, turut ditampilkan Gelar Karya Pengantin Tegal yang menampilkan busana pengantin khas daerah, yakni Pengantin Tegal Pesisir, Kesatrian, dan Kutungan. Ketiga busana tersebut merepresentasikan kekayaan budaya Kota Tegal dengan filosofi yang menggambarkan keharmonisan, kepemimpinan, keberanian, kesederhanaan, serta semangat gotong royong masyarakat Tegal.

Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Cipto Anggoro, S.H., sebagai narasumber sekaligus penggali dan penulis Pengantin Tegal Pesisir. Dedikasinya dalam meneliti, mendokumentasikan, dan menuliskan kekayaan budaya Tegal dinilai menjadi kontribusi penting dalam menjaga warisan budaya agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang.
Pemerintah Kota Tegal berharap kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Sri Rahayu mampu membawa HARPI Melati Kota Tegal menjadi organisasi yang semakin profesional, inovatif, serta aktif mendukung pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif.
Pemerintah Kota Tegal juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan HARPI Melati dalam mengembangkan potensi budaya daerah sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.(Whd)

